Kalkulator Luas Tanah Tidak Beraturan
Gunakan kalkulator ini untuk menghitung luas tanah berbentuk segi empat tidak beraturan (empat sisi dengan panjang dan sudut berbeda-beda) berdasarkan koordinat empat titik sudutnya.
Bagaimana cara menghitung luas tanah tidak beraturan?
Tidak semua bidang tanah berbentuk rapi seperti persegi panjang, segitiga, atau trapesium. Banyak kavling memiliki empat sisi dengan panjang berbeda-beda dan sudut yang tidak siku-siku maupun sejajar — misalnya tanah di tikungan jalan atau lahan hasil pembagian warisan. Untuk kasus seperti ini, kalkulator Kalkulator Luas Tanah dan Kalkulator Luas Tanah Trapesium tidak lagi cukup akurat karena keduanya mensyaratkan bentuk geometris tertentu.
Kalkulator ini menggunakan rumus shoelace (rumus luas poligon dari koordinat), yang dapat menghitung luas segi empat apa pun secara akurat, selama Anda memasukkan koordinat empat titik sudutnya secara berurutan mengelilingi bidang tanah — searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam, yang penting tidak diacak.
Rumus luas tanah tidak beraturan (shoelace)
Luas (m²) = 0,5 × |x1×(y2−y4) + x2×(y3−y1) + x3×(y4−y2) + x4×(y1−y3)|
di mana (x1, y1), (x2, y2), (x3, y3), dan (x4, y4) adalah koordinat empat titik sudut tanah dalam meter, pada sistem koordinat lokal yang sama (misalnya hasil pengukuran GPS atau denah ukur).
Contoh perhitungan
Misalnya sebidang tanah memiliki empat titik sudut dengan koordinat berikut, dalam meter, diurutkan mengelilingi bidang tanah:
Titik 1: (0, 0)
Titik 2: (15, 2)
Titik 3: (12, 18)
Titik 4: (-2, 10)
Perhitungannya:
Luas = 0,5 × |0×(2−10) + 15×(18−0) + 12×(10−2) + (-2)×(0−18)|
Luas = 0,5 × |0 + 270 + 96 + 36|
Luas = 0,5 × 402
Luas = 201 m²
Luas = 0,0201 hektar
Jadi luas tanah tersebut adalah 201 m².
Sebagai pembanding sederhana, jika keempat titik membentuk persegi sempurna berukuran 10 x 10 meter — koordinat (0,0), (10,0), (10,10), (0,10) — rumus ini menghasilkan luas 100 m², sama persis dengan hasil rumus panjang dikali lebar biasa. Ini menegaskan bahwa rumus shoelace adalah perluasan yang konsisten dari rumus luas persegi panjang untuk bentuk segi empat yang lebih umum.
Asumsi dan keterbatasan
- Urutan titik sudut sangat menentukan. Koordinat harus dimasukkan berurutan mengelilingi bidang tanah (searah atau berlawanan arah jarum jam), bukan acak — memasukkan titik secara acak akan menghasilkan luas yang salah, bahkan bisa menghasilkan bentuk “menyilang” yang tidak valid.
- Koordinat bisa diperoleh dari hasil pengukuran GPS di lapangan, aplikasi pemetaan lahan, atau dokumen ukur dari juru ukur bersertifikat/BPN. Pastikan seluruh koordinat menggunakan satuan meter dan sistem referensi yang konsisten.
- Kalkulator ini hanya mendukung segi empat (empat titik sudut). Untuk bidang tanah dengan lebih dari empat sisi, rumus shoelace tetap berlaku secara matematis namun memerlukan titik tambahan yang belum didukung oleh kalkulator ini.
- Jika titik-titik yang dimasukkan berada pada satu garis lurus (tidak membentuk bidang), hasil luas akan nol dan kalkulator akan menampilkan pesan kesalahan.
Pertanyaan Umum
Dari mana saya mendapatkan koordinat titik sudut tanah saya?
Koordinat bisa diperoleh dari hasil pengukuran GPS di lapangan, aplikasi pemetaan lahan, atau dokumen ukur dari juru ukur bersertifikat/BPN. Pastikan seluruh koordinat menggunakan satuan yang sama (misalnya meter) dan sistem referensi yang konsisten.
Bagaimana cara kerja rumus yang digunakan?
Kalkulator ini menggunakan rumus shoelace (rumus luas poligon dari koordinat), yang menghitung luas segi empat apa pun secara akurat selama titik-titik sudut dimasukkan berurutan mengelilingi bidang tanah (searah atau berlawanan arah jarum jam), bukan acak.