Kalkulator Tabungan
Gunakan kalkulator tabungan ini untuk memproyeksikan pertumbuhan saldo tabungan bank berdasarkan setoran rutin dan bunga sederhana yang dihitung setiap bulan.
Bagaimana cara kerja proyeksi tabungan ini?
Kalkulator ini mensimulasikan pertumbuhan saldo tabungan bank bulan demi bulan, mendekati cara bank umum menghitung dan mengkreditkan bunga tabungan setiap bulan berdasarkan saldo berjalan. Anda juga bisa menyertakan setoran rutin bulanan dan opsi potongan pajak bunga.
Di Indonesia, bunga tabungan dan deposito pada umumnya dikenakan PPh Final sebesar 20%. Kalkulator ini menyediakan opsi untuk menyertakan potongan tersebut agar proyeksi saldo lebih realistis.
Cara perhitungan
Setiap bulan:
Bunga Bulan Ini = Saldo × (Suku Bunga Tahunan ÷ 12 ÷ 100)
Bunga Setelah Pajak = Potong Pajak? Bunga Bulan Ini × 0,8 : Bunga Bulan Ini
Saldo Baru = Saldo + Bunga Setelah Pajak + Setoran Bulanan
Proses ini diulang untuk setiap bulan sesuai jangka waktu yang Anda tentukan.
Contoh perhitungan
Saldo awal Rp5.000.000, setoran rutin Rp1.000.000 per bulan, suku bunga 3% per tahun, selama 24 bulan, dengan potongan pajak 20%:
Total Setoran = 5.000.000 + (1.000.000 × 24) = Rp29.000.000
Saldo Akhir ≈ Rp29.805.784
Total Bunga Bersih ≈ Rp805.784
Interpretasi hasil
Karena bunga dihitung dari saldo berjalan (termasuk setoran dan bunga bulan-bulan sebelumnya), hasil akhirnya sedikit lebih tinggi dari sekadar menjumlahkan bunga sederhana setiap bulan. Jika Anda mematikan opsi pajak, total bunga bersih yang dihasilkan akan lebih besar.
Asumsi dan keterbatasan
- Kalkulator ini mengasumsikan setoran dilakukan di akhir setiap bulan setelah bunga bulan tersebut dihitung, dan suku bunga tahunan tetap sepanjang periode simulasi.
- Suku bunga tabungan riil di bank sering kali berjenjang (tiered) berdasarkan besar saldo, dan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank — kalkulator ini menggunakan satu suku bunga tetap yang Anda masukkan sendiri.
- Untuk simulasi investasi dengan bunga majemuk penuh (bukan bunga tabungan bank), gunakan Kalkulator Bunga Majemuk.
Pertanyaan Umum
Apa bedanya kalkulator ini dengan Kalkulator Bunga Majemuk?
Kalkulator ini mensimulasikan bunga tabungan sederhana yang dihitung proporsional per bulan dari saldo berjalan (mendekati praktik bunga tabungan bank umum), sementara Bunga Majemuk mensimulasikan pertumbuhan investasi dengan bunga berbunga penuh.
Mengapa ada opsi pajak bunga 20%?
Di Indonesia, bunga tabungan dan deposito pada umumnya dikenakan PPh Final sebesar 20%. Opsi ini memperkirakan saldo bersih setelah potongan pajak tersebut agar proyeksi lebih realistis.